Antara Minyak dan Lemak

Unik tapi Fakta - Minyak goreng yang merupakan salah satu dari 8 bahan pokok yang kalo harganya berubah pasti bakal bikin reaksi yang lumayan di masyarakat. Apalagi dengan berbagai kondisi kesehatan sekarang, orang terkadang harus memilih minyak yang tidak hanya aman, tapi juga sehat dan memiliki dampak terbaik buat masakan juga.

Sebenarnya minyak dalam bentuk apapun, minyak goreng, mentega ataupun margarin, selama digunakan dalam jumlah yang tidak besar-besaran akan baik, dan memang masing-masing minyak memiliki kegunaan yang tepat untuk masing-masing, sehingga lain kali anda memasak, anda sudah tahu minyak mana yang paling baik untuk makanan atau masakan yang mana

1. Minyak Canola

Minyak ini diterima oleh American Dietetics Association dan American Heart Association karena rasio lemak jahat dan baik serta asam lemak omega 3 yang tinggi. Nama Canola sebenarnya adalah singkatan dari "Canadian Oil, Low Acid" dan secara ilmiah sudah terbukti mampu menurunkan kadar asam erucic yang dipercaya memberikan efek baik kepada jantung.
Rekomendasi: Tumisan dan untuk Panggangan

2. Minyak Bunga Matahari

Asam linoleat dan asam oleat yang tinggi di minyak ini meningkatkan vitamin E dalam tubuh. Menurut USDA.com, minyak biji bunga matahari ini masuk dalam kriteria untuk pola makan anti kolesterol. Minyak ini juga tinggi dalam lemak jenuh dan memiliki kandungan asam oleat yang tinggi.
Rekomendasi: Goreng dengan panas tinggi, dan Bakaran

3. Margarin

Terkadang disebut juga oleo, adalah pengganti mentega, dan biasanya dikenali sebagai hasil ekstrasi lemak tumbuhan. Sekarang, margarin tanpa hidrogenasi dianggap lebih sehat daripada mentega karena tidak mengandung lemak trans
Rekomendasi: Untuk pangganggan, dan olesan

4. Minyak Kelapa

Minyak yang disebut minyak tropis ini diambil dari santan. Kandungan lemak jenuhnya sangat tinggi (hampir 90%), di Amerika, penggunaan minyak ini menjadi sumber kontroversi, karena tingginya asam leak yang sering dikaitkan dengan tingginya kolesterol
Rekomendasi: Goreng, karena ketahanan panas yang tinggi

5. Minyak Zaitun

Minyak yang diambil dari buah zaitun ini banyak sekali disukai selain karena ras, juga karena kemampuannya untuk menjaga kondisi jantung dan peredaran darah. Konsumsi minyak zaitun secara teratur akan membuat resiko sakit jantung berkurang jauh karena kandungan lemak tak jenuh tunggal yang ada.
Rekomendasi: Salad, atau makanan dingin (minyak extra-virgin), tumis ringan atau masakan yang tidak dimasak dengan suhu tinggi.

6. Mentega

Secara teknis, mentega adalah emulsi susu hewan, garam, perasa dan pengawet. Karena kandungan yang lemak jenuh yang tinggi, kolesterol yang tinggi, maka mentega pada umumnya bukanlah lemak sehat untuk memasak, walaupun banyak orang memilih mentega karena rasa nikmat yang dihasilkan!
Rekomendasi: Panggangan, bahan saus krim dan menggoreng ringan

7. Minyak Kacang Tanah

Minyak yang populer di kalangan asia ini memiliki aroma kacang yang renyah. Walaupun berbagai hal muncul dan diperdebatkan mengenai kesehatan minyak yang satu ini, tapi isi dari minyak yang satu ini sebenarnya sebagian besar adalah minyak tak jenuh alias lemak baik
Rekomendasi: Menggoreng dengan minyak banyak

8. Minyak Sawit.

Minyak satu ini sangat berbahaya karena ternyata sangat tidak sehat. Walaupun harganya murah dan rasa yang diberikan tidak terlalu buruk, tapi kandungan lemak jenuh dan tingkat antioksidan yang rendah membuat minyak jenis ini lebih baik dihindari (http://clubbing.kapanlagi.com/ : Aneh Tapi Nyata)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »