Gempa 7,2 SR di Aceh (Hot News 7 April 2010)

Unik tapi Fakta - Gempa 7,2 SR menggoyang Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Getaran gempa dirasakan cukup kuat oleh warga di Aceh Tenggara.

"Gempa terasa sekitar 3 menitan," kata Amri Sinulingga, warga Jl Pahlawan, No 14, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, kepada detikcom, Rabu (7/4/2010).

Amri merasakan kuatnya gempa kali ini hampir sama dengan gempa yang menimbulkan tsunami tahun 2004 lalu.

"Warga masih duduk-duduk di jalanan, takut untuk masuk rumah.

Mengenai ada atau tidaknya kerusakan di daerahnya, Amri belum dapat memastikan. "Kita belum memperoleh informasi, warga masih panik," jelasnya.  (detik.com)


Gempa 7,2 Goyang Aceh, Berpotensi Tsunami
Gempa besar menggoyang provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Gempa berkekuatan 7,2 SR itu berpotensi menimbulkan tsunami.

Data dari Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu (7/4/2010), menyebutkan, gempa itu terjadi pukul 05.15 WIB.

Titik pusat gempa di 2.33 LU - 97.02 BT dan berada di kedalaman 34 Km.

Pusat gempa itu berada pada 75 km Tenggara Sinabang atau 85 Km Barat Laut Singkilbaru, NAD. Gempa tersebut berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
(detik.com)


Warga Banda Aceh Lari ke Luar Rumah, Listrik Padam

Gempa dengan kekuatan sekitar 7,2 SR mengguncang propinsi Nangroe Aceh Darusaalam. Gempa yang berpusat di 75 km Tenggara Sinabang atau 85 Km Barat Laut Singkilbaru, NAD, ini juga dirasakan oleh warga yang tinggal di Banda Aceh. Wrga pun lari berhamburan.

"Gempa cukup kuat, di Banda Aceh, sekarang mati lampu warga pada berhamburan ke luar rumah," ujar pembaca detikcom, Heru, Rabu (7/4/2010) pukul 95.30 WIB.

Heru yang tinggal di Lamlagang, Banda Aceh, mengatakan sempat merasakan getaran gempa selama 2 menit sejka pukul 05.25 WIB. Heru menambahka, bahwa warga kini tengah berkumpul di luar rumah namun belum  ada tanda-tanda warga akan lari menuju tempat yang lebih aman.

"Sekarang masih gelap, warga hanya di luar rumah saja. Kami juga tidak membawa barang-barang," terangnya.

Data dari Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu (7/4/2010), menyebutkan, gempa itu terjadi pukul 05.15 WIB. Gempa tersebut berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. 

(detik.com)

Lima Gempa Susulan 5,0-5,2 SR Landa Aceh
Sedikitnya empat kali gempa susulan pascaterjadi gempa utama berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) yang berpusat di Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) telah dirasakan warga Aceh, Rabu, (7/4) pagi. Pejabat Balai Besar Meteorologi, Klomatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan untuk wilayah kerja Suamatera Bagian Utara (Sumbagut) menyatakan empat gempa susulan itu memiliki kekuatan berkisar antara 5,0 SR hingga 5,2 SR.

"Setelah terjadi gempa utama 7,2 SR, ada lima gempa susulan telah terjadi hingga pukul 06.35 WIB pada hari ini," ujar Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, kepada ANTARA Biro Riau di Pekanbaru.

Kelima gempa itu masing-masing berkekuatan 5,1 SR pada pukul 05.26 WIB yang berpusat di 2,30 Lintang Utara (LU) dan 96,87 Bujur Timur (BT) dengan lokasi gempa 60 kilometer (km) arah Tenggara Sinabang, NAD pada kedalaman 24 km.

Kemudian berkekuatan 5,0 SR pukul 05.28 WIB berpusat 2,54 LU dan 96,78 BT dengan lokasi 47 km Timur Laut Sinabang, NAD dengan kedalaman 10 km, disusul gempa berkekuatan 5,2 SR pukul 05.34 WIB berpusat 1,51 LU dan 97,79 BT berlokasi 32 km Timur Laut Gunung Sitoli, Sumatera Utara pada kedalaman 10 km.

Lalu gempa 5,0 SR pukul 05.54 WIB berpusat 2,33 LU dan 97.09 BT dengan lokasi 77 km Barat Laut Singkil Baru, NAD berkedalaman 28 km dan gempa 5,1 SR pukul 06.35 WIB pada posisi 1.88 LU dan 96,60 BT berlokasi 71 km Tenggara Sinabang, NAD dengan kedalam 28 km."Hingga kini kami belum menerima ada informasi terkait kemungkinan terjadinya tsunami mengingat lokasi gempa utama dan gempa susulan berada di laut," jelas Hendra.

Sebelumnya gempa utama berkekuatan 7,2 SR telah terjadi pukul 05.15 WIB dengan pusat gempa 2,33 LU dan 97,02 BT berlokasi 75 km Tenggara Sinabang, NAD berkedalaman 34 km. Gempa utama itu juga dapat dirasakan warga Medan, Padang Sidempuan, Tarutung dan Samosir, Sumatera Utara dengan III MMI, kemudian Aceh III-IV MMI serta Sibolga dan Meulaboh IV-V MMI. (Republika Online)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »