Select Menu

Favourite

Aneh Tapi Nyata

Aneh

Unik

Binatang Unik

Tumbuhan Unik

Manusia Aneh

Kuliner Aneh

Gadget Unik

Foto Unik

» » » Ka'bah sebagai Pusat Bumi


Sofhal Jamil Monday, November 07, 2011 22

Dunia Unik - rof. Hussain Kamel, menemukan suatu fakta mengejutkan bahawa Mekah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.

Untuk tujuan itu, ia menarik garis-garis pada peta, dan setelah itu ia mengamati dengan saksama posisi ketujuh benua terhadap Mekah dan jarak masing-masing.

Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya utk memudahkan projek garis bujur dan garis lintang. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahawa Mekah merupakan pusat bumi atau dunia. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Ogos, 1978).



Ka’bah sebagai pusat bumi : Perhatikanlah arah panah dari setiap arah penjuru di bumi, semua Ummat Islam melakukan Ibadah dgn mengarah pada satu Pusat (Kiblat) yaitu ke Ka’bah, baik pada saat melakukan shalat maupun saat menunaikan salah satu rukun berhaji, yaitu Tawaf. Hal ini sama seperti pergerakan Bumi dan planet-planet lainnya yang berpusat pada Matahari, atau sama seperti pergerakan Matahari dan bintang-bintang yang berpusat pada satu titik sehingga membentuk satu kelompok atau kumpulan bintang-bintang atau yang disebut dengan Galaksi.Setiap arah Rotasi dari bintang-bintang, Planet-planet dan benda lainnya dalam galaksi-galaksi tersebut membentuk lingkaran/ mengelilingi suatu pusat dengan arah berlawanan dengan arah jarum jam, sesuai dengan Hukum/ aturan dalam melakukan Tawaf dalam salah satu Ritual Haji.

Gambar-gambar satelit yang muncul kemudian pada tahun 90-an menekankan hasil dan natijah yang sama, ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama masa geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan itu terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke arah Makkah.

Berdasarkan kajian di atas, bahwa Mekah berada pada tengah-tengah bumi (pusat dunia), maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Mekah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia.

Hal ini akan mengakhiri kontroversi yang timbul pada empat dekade yang lalu oleh kalangan Barat.

Ada banyak perdebatan ilmiah untuk membuktikan bahwa Mekah merupakan wilayah kosong bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut. Jika waktu Mekah diterapkan, maka mudah bagi setiap orang mengetahui waktu shalat.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

22 komentar Ka'bah sebagai Pusat Bumi

  1. wakakakaka manusia ini pasti beranggapan dunia datar....kalo dunia ini bulat...diana tempat kau berdiri itu adalah pusat atau titik tengah bumi hihihihih

    ReplyDelete
  2. itu kata" org yg tidak berpendidikan..

    ReplyDelete
  3. tau dari mana kalo bumi itu bulat (mister komen pertama Anonymous)....emang pernah liat gtu kalo bumi itu bulat?sok tau

    ReplyDelete
  4. bumi itu oval gan...jd gk mungkin qt berada itu lah titik tengah...bwt yang komen pertama jagn bicara sembarangan..

    ReplyDelete
  5. hmmm.... hebat yah... bumi ada pusatx... setahu gue pusat bumi tuh yg ada di bawah kerak bumi... namax inti bumi.... ckckck --"

    ReplyDelete
  6. Anda yg komen pertama mungkin bukan non muslim ya?Wajar kalau anda tdk terima fakta ini.Anda tdk mengerti penjelasan yg sudah di paparkan,brp umur anda?omongan anda sprti anak SMP.

    ReplyDelete
  7. Maksud saya anda non muslim?
    Masih pelajar ya?

    ReplyDelete
  8. Sesungguhnya kenyataan ini susah diterima oleh kalangan orang kafir, tapi sungguh bagi kami ini lah kenyataan kebenaran lakum dinukum waliyadin.

    amin Allohu akbar.

    ReplyDelete
  9. mau dimana saja pusat dunia biarlah. Tuhan saja yang menjadi pusat alam semesta tidak mempermasalahkan itu.

    ReplyDelete
  10. ah itu seh tergantung proyeksi petanya pake apa....

    ReplyDelete
  11. buat yg cinta ka'bah dan islam sbg agamanya, silahkn bergembira mlihat kebesarn Allah ini, bagi yg nggak... nauzubillah, sbaikny cari tuhan lain aja yg bisa mnyelamatkn ente dr siksa allah nanti, terutama ente yg comen pertama kali, smoga allah mengampuni ente..

    ReplyDelete
  12. yg comen pertama.
    Mungkin otak loe isinya cendol smua brada!
    Makanya tak paham dngn pngertian diatas.

    ReplyDelete
  13. hedeh klo ada artikel nyankut sara dikit kok jadi ribut smua seh indonesia2

    ReplyDelete
  14. Pendapat orang muncul buat di hargai, kenapa harus jadi perdebatan..
    Dari pada debat mending lo pada buktiin sendiri

    ReplyDelete
  15. allah akbar....

    ReplyDelete
  16. islam agamaku,, allah tuhanku,, muhammad pedoman dan junjunganku,,, Al-Qur'an kitabku,,,, itulah jawaban bagi setiap muslim,,, tidak perlu pembuktian,,, karena keyakinannlah yang membuat semuanya menjadi nyata,,,,

    -ArFer-

    ReplyDelete
  17. Orang Syirik ...
    Yg COMENT Paling atas Tuh...
    Terima aja FAKTA ...

    ReplyDelete
  18. untuk orang yang comment yang paling atas..kalau mungkin dunia ini bulat...dimana tempat kamu berdiri itu adalah pusat atau titik tengah bumi.. menurutku juga begitu kalau benar benar bulat, tapi untuk masalah ini lihat lah secara mendatar dari bumi.. ketika dilihat secara datar maka akan terlihat seperti lingkaran, dan titik tengah pada lingkaran itu terletak di ka'bah, tepat dimana benua-benua mengelilinginya... tepat menjadi titik pusatnya..
    maaf kalau salah,aku masuh belajar.. hanya pendapatku aku blm pernah mengeceknya secara langsng.. tapi lihat pd gambarnya.. :D

    ReplyDelete
  19. Greenwich Mean Time, memang ditentukan oleh kerajaan Ingriss, ketika mereka harus menghitung berbeklan untuk kapal- kapal mereka yang akan berangkat ke koloni koloni jauh.
    Patut disayangkan kemudian GMT menyebar manjadi dasar perhitungan waktu, sehingga hari Jum'at pun di tentukan dari titik no GMT, kalau Arab Saudi mengikuti GMT, tentunya tidak usah heran, seluruh jazirah Arab adalah bekas koloni Inggris

    ReplyDelete
  20. saya mendengar kabar ini dari 2tahun yang lalu, namun sampai saat ini mengapa masih belum mempunyai tindakan?
    terdapat kalender masehi bagi mereka, dan kalender hijryah bagi Islam,
    tapi mengapa ada waktu Greenwich, tetapi belum ada waktu Kabah?
    seharusnya, ketika beliau-beliau menemukan waktu untuk mempermudah Sholat, maka seharusnya beliau-beliau membuat waktu itu dan menerapkannya kepada seluruh dunia.

    ReplyDelete